obat stroke
Komplikasi asam urat, hipertensi, dan sakit lambung kronis tentu akan menyiksa siapa pun, termasuk Alexander Taidi. Awalnya, Alexander terkena gangguan asam urat pada tahun 1999 karena pola makan yang tidak baik. Pada tahun 2004, ia menderita hipertensi alias tekanan darah tinggi. Komplikasi kedua penyakit ini membuatnya terserang stroke pada tahun 2008. Alex lumpuh hampir seminggu. Pergelangan dilurusakan. Seolah belum cukup juga, beberapa tahun kemudian beban penyakit Alexander masih ditambah dengan kondisi lambungnya. ”Ada luka kronis di lambung saya.Ini akibat saya sering minum jamu godok sejak muda. Rupanya, karena jamu itu berbentuk serbuk, ada endapan yang tertinggal di lambung.Semakin lama semakin tebal. ”Jelas Alexander.
Ia tergantung pada obat-obatan kimia. Asam uratnya juga sering kumat. Ia pucat dan lemas. Sesekali BAB-nya juga masih berdarah. satu lagi dampak negatif dari kondisi ini, Alex mengalami soal urusan ranjang. nafsu birahinya mengendur, ia sulit ereksi dan spermanya pun encer. ”Selain pengobatan medis, saya tak pernah mencoba alternatif. Saya hanya berdoa dan Tuhan akhirnya menjawab doa saya. ”Doa itu terjawab melalui sebotol TNBB (Tahitian Noni Bioactive Beverage -Original) yang diperkenalkan oleh seorang sahabat lama Alex mulai rutin mengonsumsi TNBB sejak Januari 2010 dengan dosis 60 ml x 3 sehari. Dalam waktu sebulan, secara bertahap, tubuhnya terasa lebih segar dan fit. tekanan darahnya normal dan BAB-nya tak pernah berdarah lagi, pertanda lambung nya telah sembuh. Efek lainnya, kejantanannya bangkit kembali. Nafsu birahinya muncul dan spermanya mengental lagi. ”Kini saya juga aktif berenang dan diving inilah keajaiban Tuhan yang telah dinantikan sejak lama, ”kata Alex mantap.
Tampilkan postingan dengan label stroke. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stroke. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 Agustus 2011
Jumat, 13 Mei 2011
Stroke
obat stroke ringan
Strok (bahasa Inggris: stroke) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Strok adalah penyebab kematian yang ketiga di Amerika Serikat dan banyak negara industri di Eropa (Jauch, 2005). Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang penderita mengalami kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Beberapa tahun belakangan ini makin populer istilah serangan otak. Istilah ini berpadanan dengan istilah yang sudah dikenal luas, "serangan jantung". strok terjadi karena cabang pembuluh darah terhambat oleh emboli. Emboli bisa berupa kolesterol atau udara.
Jenis Stroke
Strok dibagi menjadi dua jenis yaitu strok iskemik maupun strok hemorragik. Pada strok iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami strok jenis ini.
Strok (bahasa Inggris: stroke) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Strok adalah penyebab kematian yang ketiga di Amerika Serikat dan banyak negara industri di Eropa (Jauch, 2005). Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang penderita mengalami kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Beberapa tahun belakangan ini makin populer istilah serangan otak. Istilah ini berpadanan dengan istilah yang sudah dikenal luas, "serangan jantung". strok terjadi karena cabang pembuluh darah terhambat oleh emboli. Emboli bisa berupa kolesterol atau udara.
Jenis Stroke
Strok dibagi menjadi dua jenis yaitu strok iskemik maupun strok hemorragik. Pada strok iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami strok jenis ini.
Langganan:
Postingan (Atom)